Assalamu'alaikum wr. wb.. Selamat Datang di Arriesalah.blogspot.com.. Blog personal dari Riesa Putri Arumndati yang berusaha bisa memberikan manfaat bagi orang lain...
 
Tampilkan postingan dengan label Wirausaha. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Wirausaha. Tampilkan semua postingan

Selasa, 31 Agustus 2010

Tips Bisnis Busana Muslim

Bisnis baju muslim sekarang semakin marak digeluti para wanita. Tak hanya artis, kalangan masyarakat umum pun dapat menjalankan bisnis ini dan sukses. Baju muslim sangat ramai dicari pembeli terutama di bulan puasa atau menjelang lebaran. Modelnya sekarang juga tidak ketinggalan jaman, modis dan nyaman dipakai. Selain baju muslim anda pun dapat menjual aksesoris lainnya seperti kerudung,mukenah, kopiah, dll. Untuk memulai bisnis ini simak beberapa tips berikut ini : Grosir vs Eceran

Jika punya modal besar, Anda bisa terjun sebagai penjual grosir. Artinya, Anda menjadi orang pertama yang membeli dari produsen dan menjualnya kembali dalam jumlah banyak pula. Keuntungannya, Anda bisa mendapatkan barang dengan harga sangat murah karena langsung dari sumber pertama. Sebaliknya, jika hanya punya modal sedikit, Anda bisa menjadi penjual eceran. Sebagai penjual eceran, Anda bisa mengambil keuntungan 30-100 persen. Dengan membeli satu jenis barang paling banyak 1 kodi (20 potong),

Desain Sendiri

Buat Anda yang memiliki kemampuan mendesain, Anda bisa terjun sebagai penjual sekaligus produsen (membuat sendiri produk yang akan Anda jual). Untuk memproduksi sendiri, Anda tak perlu memiliki konveksi sendiri kok. Anda bisa menggunakan sistem makloon. Dengan sistem ini Anda cukup menyediakan desain dan bahan.

Tren Mode

Yang perlu diperhatikan, baik sebagai penjual maupun produsen, Anda harus memiliki kemampuan melihat tren. Bahkan, akan lebih baik jika Anda bisa menciptakan tren sendiri. Mengapa? Karena pakaian merupakan produk yang selalu berubah desainnya dari waktu ke waktu. Desain yang menarik dan mengikuti tren terbaru tentu akan banyak diminati pembeli. Itu sebabnya, buat Anda "si pemain baru" perlu membekali diri dengan pengetahuan soal desain, perkembangan mode, tren warna, dan model baru sesuai keinginan pasar.

Kulakan ke sentral

Hal wajib lain yang perlu dicatat adalah tempat mendapatkan barang berkualitas dengan harga murah (jika Anda tidak memproduksi barang sendiri). Anda bisa membelinya langsung di sentra pakaian murah yang banyak berada di kawasan Kawalu (Tasikmalaya) dan Soreang (Bandung), Jawa Barat. Tempat-tempat ini terkenal sebagai sentra busana muslim.
Selengkapnya...

Usaha Busana Muslim.

1. MULAI, MULAI & MULAI.
Bisnis jangan hanya jadi gagasan berjualan busana wanita. Beranilah memulai. Tanpa dimulai, ide bisnis sehebat apapun tidak akan ada gunanya. Bisnis besar umumnya diawali dari bisnis yang kecil.
2. FOKUS PADA BISNISNYA DAN BUKAN AKSESORISNYA.
Aktifitas bisnis difokuskan bagaimana proses penjualannya terus berlangsung dengan perputaran bisnis lebih cepat daripada fokus pada aksesoris pakaian wanita yang kurang penting.
3. JANGAN TERJEBAK ASET TETAP.
Jika ada modal, jangan dihabiskan untuk hal-hal yang tidak penting. Usahakan modal digunakan untuk memperbesar modal bisnis dengan desain baju dan model baju / model pakaian terbaru.
4. GUNAKAN EFEK TORNADO.
Modal bisnis digunakan untuk memutar bisnis busana muslim atau baju muslim. Laba bisnis digunakan untuk memperbesar modal usaha pakaian muslim sehingga terjadi percepatan pertumbuhan usaha baju muslimah atau busana muslimah. Demikian seterusnya sehingga modal usaha akan berlipat dalam waktu singkat.
5. JANGAN BERASUMSI, TEMUKAN FAKTANYA.
Jangan berasumsi bisnis menjual baju wanita itu susah, marketing pakaian muslimah itu susah dan lainnya. Laksanakan dan temukan faktanya sehingga kita dapat informasi yang benar dari lapangan.
6. ATURLAH CASH FLOW DENGAN BAIK.
Bisnis adalah cash flow, sehingga atur jangan sampai kehabisan modal. Cepat lakukan penjualan dan rajin-rajinlah menagih uang jika ada tunggakan dipelanggan. Usahakan transaksi dapat dilakukan cash agar tidak kesulitan modal yang dapat menghentikan perutaran bisnis.
7. KETAHUI KEBUTUHAN DAN KEINGINAN PELANGGAN.
Selau check kebutuhan, keinginan dan permintaan pelanggan. Sediakan kebutuhannya, jangan melawan pasar, jangan menjual sesuatu yang kurang dibutuhkan pelanggan.
8. AKTIFLAH MEMASARKAN PRODUK.
Produk yang hebat tanpa dipasarkan tidak akan ada hasilnya. Mulailah memasarkan kepada siapapun dan kenalkan produk mulai dari lingkungan terdekat, keluarga, arisan, pengajian, pameran serta event-event lainnya. Pemasaran memegang kunci keberhasilan dalam memperoleh keuntungan.
9. PILIHLAH HARGA YANG BAGUS.
Harga bagus bukan harga yang mahal, karena jika harga mahal maka barang tidak akan laku. Harga bagus bukan harga yang murah, karena dengan harga murah banya terjual dan keuntungan sangat tipis. Harga bagus adalah harga dimana kita untung dan produk laku keras. Caranya, rajin-rajinlah survei ke pesaing. Dengan demikian kita akan tahu harga yang paling pas agar produk kita dapat berkompetisi.
http://www.grosirbagus.com
http://kamissore.blogspot.com/2008/09/tips-memulai-usaha-busana-muslim.html

Selengkapnya...